SMK Negeri 7 Semarang berpartisipasi aktif dalam Kegiatan Pemberian Kompetensi Tambahan bagi calon lulusan SMK Bidang Konstruksi yang diselenggarakan oleh Pusat Jasa Konstruksi Wilayah IV Surabaya Kementerian Pekerjaan Umum. Kegiatan ini dilaksanakan selama dua hari, pada hari Selasa – Rabu, 07 – 08 April 2026, secara daring melalui Microsoft Teams dan diikuti oleh siswa Konsentrasi Keahlian Konstruksi Gedung dan Sanitasi (KGS) serta Konsentrasi Keahlian Konstruksi Jalan, Irigasi, dan Jembatan (KJIJ).
Kegiatan ini diikuti oleh sejumlah sekolah kejuruan dari Jawa Tengah yang memiliki kompetensi di bidang konstruksi, antara lain:
- SMK Negeri 1 Adiwerna Tegal
- SMK Negeri 2 Kendal
- SMK Negeri 2 Cilacap
- SMK Negeri 7 Semarang
- SMK Negeri Pringsurat Temanggung
- SMK Dr. Sutomo Temanggung
- SMK Negeri 2 Salatiga
- SMK Negeri 3 Salatiga
- SMK Negeri 2 Purwodadi
Kegiatan kompetensi tambahan ini bertujuan untuk meningkatkan kesiapan dan daya saing lulusan sekolah kejuruan, khususnya di sektor konstruksi, sehingga mereka memiliki kompetensi yang relevan dengan kebutuhan dunia kerja dan industri jasa konstruksi. Melalui program ini, siswa mendapatkan penguatan pengetahuan, pemahaman standar kerja, dan wawasan terkait peraturan dan praktik profesional di sektor konstruksi.
SMK Negeri 7 Semarang berpartisipasi dalam kegiatan tersebut di Ruang Belajar Siswa Gedung Revit sebagai pusat kegiatan daring, sehingga peserta dapat mengikuti seluruh rangkaian materi secara tertib dan optimal. Seluruh siswa yang mengikuti kegiatan tersebut tampak antusias, didampingi oleh seorang pembimbing dari bidang keahlian Konstruksi Bangunan dan sanitasi.
Pada pembukaan kegiatan tersebut, Kepala Sekolah SMK Negeri 7 Semarang - Drs. Luluk Wibowo, S.ST., M.T., berkesempatan menyampaikan pidato dan apresiasi kepada Pusat Layanan Konstruksi Wilayah IV Surabaya, Kementerian Pekerjaan Umum, atas kesempatan dan kepercayaan yang diberikan kepada SMK Negeri 7 Semarang sebagai salah satu sekolah peserta. Dalam sambutannya, Kepala Sekolah menekankan bahwa kegiatan ini sangat penting sebagai upaya menjembatani kompetensi yang diperoleh siswa di sekolah dengan kebutuhan nyata dunia kerja, khususnya di sektor jasa konstruksi.
"Melalui kegiatan kompetensi tambahan ini, kami berharap siswa SMK Negeri 7 Semarang, khususnya calon lulusan di sektor konstruksi, akan mendapat nilai tambah berupa pemahaman standar dan budaya kerja profesional sehingga mereka lebih siap bersaing di dunia industri dan bisnis," katanya dalam sambutannya secara daring.
Partisipasi SMK Negeri 7 Semarang dalam kegiatan ini merupakan manifestasi komitmen sekolah dalam mendukung program pemerintah, khususnya Kementerian Pekerjaan Umum, dalam mempersiapkan sumber daya manusia konstruksi yang kompeten, profesional, dan siap bersaing. Diharapkan melalui kegiatan ini, lulusan SMK Negeri 7 Semarang tidak hanya mendapatkan ijazah, tetapi juga kompetensi tambahan yang dapat memberikan nilai tambah saat memasuki dunia kerja atau melanjutkan pendidikan ke jenjang yang lebih tinggi.
Berikut beberapa cuplikan liputan kegiatan tersebut.


.jpeg)

Tidak ada komentar:
Posting Komentar